TIPS MENYIMPAN DAN MENGOLAH DAGING YANG BENAR
Tahukah bunda ternyata, banyak dari kita salah dalam mengolah daging segar. Kebanyakan dari kita selalu mencuci daging setelah dibeli dari pasar...bener ga? saya termasuk salah satunya :-)
Ini beberapa cara penyimpanan daging segar dari beberapa sumber:
- Setelah dibeli, jika tidak langsung dimasak daging harus disimpan di
lemari es di bagian yg paling dingin. Mintalah selalu es batu pada
penjual daging untuk menjaga suhu daging selalu dingin.
- Simpan selalu daging mentah pada suhu minus 1 - 5°C.
- Bila kotor, jangan dicuci dengan air. Cukup potong bagian yang kotor.
- Simpan daging segar dalam wadah bersih, tutup rapat dan bungkus clingwrap/plastik kedap udara.
- Jangan campur daging yg sudah dimasak dengan daging mentah, selalu pisahkan. (Mencegah cross contamination)
- Selalu letakkan daging mentah/segar satu lapisan saja. Jangan bertumpuk.
- ika ingin membekukan daging, bagi dalam potongan kecil/porsi. Hal
ini lebih baik daripada dibekukan dalam potongan besar sehingga harus
bolak balik thawing dimana proses ini rawan menimbulkan bacteria build-up.
- Blansir/blanch daging segar sebelum memasak untuk melarutkan sisa darah dan kotoran. Mencuci daging menghilangkan sarinya.
- Cara blansir/blanch daging: potong sesuai dengan kebutuhan.
Panaskan air hingga mendidih, rebus 3-4 menit. Angkat/tiriskan. Buang
airnya. Cara ini berlaku juga untuk membuat kaldu daging.
Khusus daging cincang/giling/
ground/hamburger beef yang
dibeli di supermarket tidak perlu dicuci lagi, diblanch dalam bentuk
bulat-bulat (seperti bakso) atau langsung dimasak dengan catatan: harus
benar-benar
done/matang yah masaknya karena daging giling lebih mudah terkontaminasi bakteri dan mudah rusak
Pencairan Daging Dengan Aman
Ada tiga cara aman dalam mencairkan daging beku: dalam lemari pendingin, dalam air dingin, dan di dalam
microwave. Jangan mencairkan daging di atas
counter atau di lokasi lain.
•
Refrigerator: Proses pencairan di lemari pendingin memakan waktu yang cukup lama. Daging giling, daging untuk semur, dan
steak dapat
mencair dalam waktu satu hari. Tulang-tulangan dan daging utuh dapat
mencair dalam waktu 2 hari atau lebih. Setelah daging mentah tersebut
mencair seluruhnya, daging tersebut akan aman di lemari pendingin selama
3 – 5 hari sebelum dimasak. Selama masa ini, jika Anda memutuskan untuk
menunda pemakaian daging, Anda dapat kembali membekukannya dengan aman.
•
Air Dingin: Untuk mencairkan daging sapi di air
dingin, jangan buka kemasannya. Pastikan kemasan tidak bocor atau
masukkan daging ke dalam tas yang anti bocor. Tenggelamkan daging dalam
air dingin, ganti air setiap 30 menit sekali sehingga proses pencairan
maksimal. Daging dalam kemasan kecil dapat mencair dalam waktu satu jam
atau kurang; daging dengan berat 1,5 – 2 kg dapat cair dalam 2 sampai 3
jam.
•
Microwave: Ketika Anda menggunakan
microwave
untuk mencairkan daging, segera masak daging tersebut, karena setelah
mencair beberapa area dari daging akan menjadi hangat dan mulai masak
pada waktu proses pencairan.
Bakteri-Bakteri yang Biasa Terdapat di daging
Bakteri Escherichia coli (E. Coli) dapat
berkembang biak di isi perut dari binatang, yang dapat mengkontaminasi
daging pada saat binatang tersebut dijagal. E. coli O157:H7 adalah
bakteri langka yang dapat memproduksi racun yang kuat, dan dapat
menyebabkan kerusakan pada lapisan dinding pencernaan. Penyakit yang
ditimbulkan oleh keadaan ini dinamakan
Hemorrhagic Colitis dan biasanya gejalanya adalah diare yang disertai dengan keluarnya darah. Tetapi jangan khawatir, karena
E. coli O157:H7 dapat dengan mudah dihancurkan melalui proses pemasakan daging yang benar-benar menyeluruh (matang).
Salmonella dapat ditemukan pada jaringan
pencernaan hewan ternak, Unggas, anjing, kucing, dan berbagai binatang
berdarah hangat. Ada sekitar 2.000 spesies bakteri
Salmonella. Membekukan daging tidak membunuh mikroorganisme ini, tetapi bakteri
Salmonella
dapat dibunuh melalui proses pemasakan yang menyeluruh. Bakteri ini
berpindah melalui makanan yang dimakan, dan tidak dapat berpindah
melalui luka yang terkontaminasi bakteri tersebut. Namun,
cross-contamination dapat
terjadi jika daging mentah atau tetesan cairan daging tersebut masuk ke
dalam makanan matang atau makanan yang dimakan mentah, seperti salad.
Bakteri Staphylococcus aureus dapat terbawa melalui tangan manusia, lubang pernafasan, atau tenggorokan. Organisme ini Gram-positif. Beberapa
strain
dapat menghasilkan racun protein yang sangat tahan panas, yang dapat
menyebabkan penyakit pada manusia. Kontaminasi bakteri ini kebanyakan
dari hasil penanganan makanan yang salah. Penanganan makanan dengan
bersih, cara memasak, dan penyimpanan dalam ruang pendingin yang benar
dapat mencegah penyakit yang diakibatkan oleh bakteri ini.
Listeria monocytogenes Bakteri ini juga bakteri Gram-positif, dan motil/bergerak dengan menggunakan
flagella. Sebagai bakteri yang tidak membentuk spora,
L. monocytogenes sangat kuat dan tahan terhadap efek mematikan dari pembekuan, pengeringan, dan pemanasan. Sebagian besar
L. monocytogenes bersifat patogen pada tingkat tertentu.
Listeriosis merupakan nama penyakit yang disebabkan oleh
L. monocytogenes. Gejala
listeriosis termasuk
septicemia (infeksi pada aliran darah),
meningitis (radang selaput otak) atau
meningoencephalitis (radang pada otak dan selaputnya),
encephalitis (radang
otak), dan infeksi pada kandungan atau pada leher rahim pada wanita
hamil, yang dapat berakibat keguguran spontan (trimester kedua/ketiga)
atau bayi lahir dalam keadaan meninggal. Bakteri ini mati pada suhu
75°C, sehingga dianjurkan untuk memasak makanan dengan benar untuk
menghindari kontaminasi. Produk yang telah dimasak pun dapat
terkontaminasi bila penangannya tidak benar dan tidak memerhatikan unsur
sanitasi.
Sumber : http://www.mamakukokihandal.com/detail/61/n6q6if-tips-seputar-penyimpanan-pengolahan-daging
http://foodservicetoday.co.id/page/content/menangani_daging_sapi_sebelum_dimasak/Handling-dan-Safety
Untuk Mendapatkan daging yang empuk kita biasa Menggunakan presto.
Sudah punya belum??
Kalau belum kami menjualnya untuk anda
Ini pilihan prestonya
1. Vicenza
- bahan aluminium polished
- terbuat dari bahan food grade
- kapasitas kecil untuk keluarga kecil
- aman digunakan
- mudah digunakan
Presto 3 liter Rp. 195.000 (berat 2 kg)
presto 8 liter rp. 280.000 (berat 4 kg)
presto 12 liter rp. 350.000 ( berat 6 kg)
2. oxone
- Bahan Aluminium
- membuka dan menutup diputar
- aman dari semburan uap
- body kuat dan tebal
Presto Alupress Oxone Ox-2004, 4 liter rp. 210.000 ( 2 kg)
Presto Alupress Oxone Ox-2008, 8 liter rp. 280.000 ( 3 kg)
Presto Alupress Oxone Ox-2012, 12 liter rp. 365.000 ( 4 kg)
3. Maxim
- tersedia 1 panci kecil bahan aluminium
- bahan aluminium berlapis soft anodize
- tahan gesekan, asam, basa, menyebarkan panas secara merata
- gagang tahan panas
- karet silicon terbuat dari bahan berkualitas tingi, sehingga tidak mudah lapuk dan tahan uap panas
Presto Maxim 4lt Rp. 245.000 ( 4 kg )
Presto Maxim 7lt Rp. 315.000 ( 6 kg)
berminat?
silahkan hub deby
wa 081268705180
bb 585ef5dd
fb : https://www.facebook.com/bunda.izam